Khutbah Jumat: Sedekah Tanpa Harta
Sedekah Tanpa Harta
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَتَحَ أَبْوَابَ الْخَيْرِ لِعِبَادِهِ، وَجَعَلَ الصَّدَقَةَ سَبَبًا لِنَيْلِ رِضَاهُ وَمَحَبَّتِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُونَ، اِتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang selalu bersyukur, gemar berbuat baik, dan bermanfaat bagi sesama.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Ketika mendengar kata sedekah, apa yang terlintas dalam pikiran kita? Mungkin kita membayangkan uang yang dimasukkan ke kotak amal, bantuan kepada fakir miskin, atau sumbangan untuk pembangunan masjid.
Semua itu benar. Namun, tahukah kita bahwa sedekah tidak selalu harus menggunakan harta? Ada orang yang ingin bersedekah, tetapi penghasilannya pas-pasan. Ada orang yang ingin membantu orang lain, tetapi ia sendiri sedang mengalami kesulitan. Apakah mereka tidak memiliki kesempatan mendapatkan pahala sedekah?
Tentu tidak demikian. Islam adalah agama yang memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk berbuat baik, sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Imam Muslim:
كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ
“Setiap kebaikan adalah sedekah.”
Hadits yang singkat ini mengajarkan kepada kita bahwa pintu sedekah sangatlah luas. Sedekah bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita keluarkan, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang kita berikan kepada orang lain.
Ketika kita tersenyum kepada saudara kita, itu adalah sedekah. Ketika kita membantu orang tua di rumah, itu adalah sedekah. Ketika kita menolong tetangga yang sedang kesulitan, itu adalah sedekah. Bahkan, ketika kita menyingkirkan batu atau benda berbahaya dari jalan agar tidak mencelakai orang lain, itu pun termasuk sedekah.
Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.”
Ayat ini menunjukkan betapa besar keutamaan sedekah harta. Namun, bagi orang yang belum mampu memberikan hartanya, janganlah ia merasa kehilangan kesempatan untuk meraih pahala. Ia masih bisa bersedekah melalui tenaga, pikiran, perkataan, dan perbuatan baiknya.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Terkadang, kita terlalu sibuk mencari kesempatan untuk melakukan kebaikan yang besar, sampai lupa bahwa kebaikan kecil pun sangat berarti.
Jangan meremehkan kebaikan sekecil apa pun. Bisa jadi, senyuman kita menjadi penghibur bagi seseorang yang sedang berduka. Bisa jadi, bantuan sederhana kita menjadi pertolongan yang sangat berarti bagi orang lain.
Namun, marilah kita juga menjaga hati. Jangan sampai kita membantu orang lain hanya agar dipuji, atau bersedekah hanya agar dianggap sebagai orang baik. Lakukanlah kebaikan dengan ikhlas karena Allah SWT.
Semoga kita tidak menjadi orang yang kaya harta tetapi miskin kepedulian. Sebaliknya, semoga kita menjadi orang yang kaya hati, ringan tangan, santun dalam perkataan, dan selalu menghadirkan manfaat bagi sesama.
Jangan menunggu kaya untuk bersedekah. Jangan menunggu lapang untuk membantu. Selama kita masih memiliki kesempatan berbuat baik, selama itu pula pintu sedekah terbuka.
بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
~ الخطبة الثانية ~
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. امَّا بَعْدُ: فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ, وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعاَلَى: اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى, يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرَسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ, اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى, وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ, وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ، وَيُحْسِنُونَ إِلَى عِبَادِكَ، وَيَبْتَغُونَ رِضَاكَ فِي كُلِّ أَعْمَالِهِمْ. اَللَّهُمَّ ارْزُقْنَا قُلُوبًا رَحِيمَةً، وَأَلْسِنَةً صَادِقَةً، وَأَيْدِيَ مُبَارَكَةً، وَأَعْمَالًا صَالِحَةً مُتَقَبَّلَةً
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
