Khutbah Jumat: Tenang, Ada Allah - PCNU Kutai Timur
  • Website Resmi PCNU Kutai Timur | Berita • Kajian Kitab • Khutbah Jumat • Kegiatan Lembaga & Banom |
Rabu, 30 September 2026

Khutbah Jumat: Tenang, Ada Allah

Khutbah Jumat: Tenang, Ada Allah
Bagikan

Tenang, Ada Allah


اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah. dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena sesungguhnya dengan bekal takwa tersebut akan mempermudah kita menggapai ridho Allah.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Jika hari ini banyak diantara kita yang datang ke masjid ini membawa fisik dan pikiran yang sedang lelah. Ada yang mungkin sedang mendapati masalah ekonomi atau kesehatan. Ada yang sedang cemas memikirkan masa depan. Mungkin ada yang sedang menahan tangis karena telah mendapati masalah serius yang tidak kunjung selesai.

Kadang kita dituntut untuk selalu tampil kuat. Kita tersenyum kepada orang lain, seolah semuanya baik-baik saja. Namun di dalam hati, kita sering merasa sendirian, takut, dan cemas memikirkan tentang hari esok atau masa depan kita nantinya.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Sangat wajar jikalau kita merasa lelah. Kita menjadi stres dan overthinking karena kita sering kali mengandalkan pundak kita sendiri yang lemah ini untuk memikul masalah dunia yang berat. Kadang kita lupa bahwa kita punya Allah Yang Maha Kuat.

Mari kita sejenak merenungkan sebuah kisah hikmah yang sangat indah dari manusia terbaik, Rasulullah Saw, bersama sahabat terdekatnya, Abu Bakar ash-Shiddiq r.a.

Saat itu, dalam perjalanan hijrah ke Madinah, Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur. Kaum musyrikin Quraisy yang membawa senjata lengkap sedang mengejar mereka dan sudah berada tepat di depan mulut gua. Jarak mereka sangat dekat. Sampai-sampai Abu Bakar berbisik dengan gemetar, “Wahai Rasulullah, seandainya salah seorang dari mereka melihat ke arah bawah kakinya, pasti mereka akan melihat kita.”

Secara logika manusia, mereka sudah terpojok. Tidak ada jalan keluar, tidak ada pintu belakang. Tamat sudah.

Tapi apa yang diucapkan Rasulullah saat itu? Beliau tidak panik. Beliau tidak menyalahkan keadaan. Dengan penuh ketenangan, Rasulullah menatap sahabatnya dan mengucapkan kalimat yang kemudian diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 40:

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”

Perhatikanlah kalimat ini. Rasulullah tidak mengatakan “Tenang Abu Bakar, kita punya strategi hebat,” atau “Tenang, gua ini gelap mereka tidak akan melihat.” Tidak.

Rasulullah langsung mengembalikan semuanya kepada Dzat penguasa alam semesta: “Tenang, ada Allah bersama kita.“

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Masalah kita mungkin terasa sangat besar, sebesar kapal laut. Tapi rahmat, pertolongan, dan rezeki Allah itu seluas samudera. Jangan terlalu fokus pada besarnya kapal masalah kita, tapi ingatlah betapa luasnya samudera pertolongan Allah. Rezeki kita tidak akan tertukar, masa depan kita sudah dijamin, asalkan kita mau berusaha dan bertawakal.

Rasulullah Saw bersabda:

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ

“Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya selalu bersamamu.”

Maka, melalui mimbar Jumat yang singkat ini, khatib mengajak: mari kita ringankan beban di pundak kita. Kita ini cuma hamba, tugas kita cuma berusaha, bekerja sungguh-sungguh, dan berdoa. Setelah itu? Serahkan hasilnya pada Allah. Biarkan Allah yang bekerja mengatur alam semesta ini untuk kita.

Jangan rusak hari ini dengan mencemaskan hari esok yang belum tentu terjadi. Lepaskan beban itu sejenak di atas sajadah shalat Jumat kita nanti. Sujudlah dengan panjang, menangislah jika perlu, dan mengadulah kepada-Nya. Pulanglah dari masjid ini dengan hati yang lebih lapang. Apapun yang terjadi besok: Tenang, ada Allah.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

~ الخطبة الثانية ~

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. امَّا بَعْدُ: فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ, وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعاَلَى: اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى, يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرَسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ, اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى, وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ, وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ

اللَّهُمَّ مَنْ كَانَ مِنَّا مَهْمُومًا فَفَرِّجْ هَمَّهُ، وَمَنْ كَانَ مِنَّا مَكْرُوبًا فَنَفِّسْ كُرْبَتَهُ، وَمَنْ كَانَ مِنَّا مَدْيُونًا فَاقْضِ دَيْنَهُ، وَمَنْ كَانَ مِنَّا مَرِيضًا فَاشْفِهِ، وَمَنْ كَانَ مِنَّا فِي ضِيقٍ فَافْتَحْ لَهُ أَبْوَابَ فَرَجِكَ

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمُ الْمُصِيبَةُ صَبَرُوا، وَإِذَا أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ شَكَرُوا، وَإِذَا أَذْنَبُوا اسْتَغْفَرُوا

اللَّهُمَّ احْفَظْ أَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا، وَبَارِكْ فِي أَرْزَاقِنَا، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا وَأَمْنَنَا، وَوَفِّقْ وُلَاةَ أُمُورِنَا لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

SebelumnyaKhutbah Jumat: Jika Waktu Bisa Terulang
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PCNU Kutai Timur
Jl. AW. Syahranie Sangatta
Luas Tanah16.000 m2
Status LokasiMILIK NU