Khutbah Jumat: Semua Ada Waktunya - PCNU Kutai Timur
  • Website Resmi PCNU Kutai Timur | Berita • Kajian Kitab • Khutbah Jumat • Kegiatan Lembaga & Banom |
Rabu, 9 September 2026

Khutbah Jumat: Semua Ada Waktunya

Khutbah Jumat: Semua Ada Waktunya
Bagikan

Semua Ada Waktunya


اَلْحَمْدُ للهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Semoga dengan ketakwaan tersebut mempermudah kita mendapatkan ridho Allah Swt.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, mengapa sesuatu yang sangat kita inginkan belum juga Allah berikan? Mengapa doa yang sudah berkali-kali kita panjatkan belum juga menjadi kenyataan? Mengapa kita sudah berusaha, tetapi hasilnya belum sesuai harapan?

Kadang kita merasa Allah terlalu lama memberikan jawaban. Padahal, boleh jadi bukan Allah yang terlambat. Kitalah yang belum memahami bahwa segala sesuatu memang ada waktunya. Ada waktunya kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Ada waktunya kita harus menunggu. Ada waktunya kita tertawa, dan ada waktunya kita menangis. Ada waktunya kita berada dalam kelapangan, tetapi ada pula waktunya kita diuji dengan kesempitan.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Insyirah: 5–6:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا , إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Ayat ini seharusnya menjadi pegangan kita ketika hidup terasa berat. Jangan buru-buru menganggap bahwa hidup kita sedang gagal hanya karena hari ini kita sedang mengalami kesulitan.

Kita sering hanya melihat satu halaman dari kehidupan kita, lalu menganggap seluruh cerita telah selesai. Padahal Allah masih menulis halaman-halaman berikutnya.

Hari ini mungkin kita menangis. Tetapi siapa tahu, esok kita akan bahagia. Hari ini mungkin kita kehilangan sesuatu. Tetapi siapa tahu, Allah sedang mempersiapkan sesuatu yang jauh lebih baik. Hari ini mungkin doa kita belum dikabulkan. Tetapi siapa tahu, Allah sedang menjaga kita dari sesuatu yang belum kita ketahui.

Rasulullah SAW bersabda:

وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ

Ketahuilah, apa yang tidak ditetapkan untukmu tidak akan pernah sampai kepadamu, dan apa yang telah ditetapkan untukmu tidak akan pernah meleset darimu.”

Karena itu, jangan terlalu kecewa terhadap sesuatu yang pergi dari kita. Jangan terlalu gelisah terhadap sesuatu yang belum datang kepada kita. Apa yang menjadi milik kita tidak akan tertukar. Dan apa yang bukan milik kita, sekuat apa pun kita mengejarnya, tidak akan pernah menjadi milik kita.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Lihatlah kisah Nabi Ya’qub AS. Beliau kehilangan putranya, Nabi Yusuf AS. Bertahun-tahun beliau menunggu. Bertahun-tahun beliau merindukan anaknya. Kesedihannya begitu dalam sampai kedua matanya menjadi putih (buta) karena banyak menangis. Tetapi Nabi Ya’qub tidak pernah berhenti berharap kepada Allah. Beliau berkata:

إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ

Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.”

Nabi Ya’qub menangis, tetapi tidak berputus asa. Beliau sedih, tetapi tidak meninggalkan Allah. Beliau menunggu, tetapi tetap percaya. Dan akhirnya, setelah penantian yang panjang, Allah mempertemukan kembali Nabi Ya’qub dengan Nabi Yusuf. Yang bertahun-tahun ditunggu, akhirnya datang. Yang bertahun-tahun membuat air mata jatuh, akhirnya berubah menjadi kebahagiaan.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Maka kalau hari ini ada di antara kita yang sedang menunggu jawaban dari Allah, janganlah berhenti berdoa. Mungkin kita berkata, “Ya Allah, kapan?” Dan mungkin jawaban Allah bukanlah “tidak.” Mungkin jawaban Allah adalah: “Tunggu sebentar. Belum waktunya.”

Tugas kita bukan memaksa Allah mengikuti keinginan kita. Tugas kita adalah terus berusaha dan berdoa, terus bersabar dan percaya kepada-Nya. Yakinlah, Semua ada waktunya.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

~ الخطبة الثانية ~

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. امَّا بَعْدُ: فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ, وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعاَلَى: اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى, يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرَسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ, اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى, وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ, وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ

اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَىٰ ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ لِنِعَمِكَ، وَالطَّائِعِينَ لِأَمْرِكَ

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا وَأَرْزَاقِنَا وَصِحَّتِنَا، وَاجْعَلْ نِعَمَكَ عَوْنًا لَنَا عَلَىٰ طَاعَتِكَ. اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا، وَأَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَارْزُقْهُمُ الْعَدْلَ وَالْحِكْمَةَ، وَاحْفَظْ شَعْبَنَا مِنَ الْفِتَنِ وَالْمَصَائِبِ

اَللّٰهُمَّ فَرِّجْ هُمُوْمَنَا، وَنَفِّسْ كُرُوْبَنَا، وَاقْضِ حَوَائِجَنَا، وَاشْفِ مَرْضَانَا، وَارْحَمْ مَوْتَانَا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا، وَارْحَمْنَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ.

SebelumnyaKhutbah Jumat: Bersyukur dengan Ketaatan
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PCNU Kutai Timur
Jl. AW. Syahranie Sangatta
Luas Tanah16.000 m2
Status LokasiMILIK NU