Khutbah Jumat: Mengingat Allah dalam Suka dan Duka - PCNU Kutai Timur
  • Website Resmi PCNU Kutai Timur | Berita • Kajian Kitab • Khutbah Jumat • Kegiatan Lembaga & Banom |
Rabu, 26 Agustus 2026

Khutbah Jumat: Mengingat Allah dalam Suka dan Duka

Khutbah Jumat: Mengingat Allah dalam Suka dan Duka
Bagikan

Mengingat Allah dalam Suka dan Duka


اَلْحَمْدُ للهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan yang bukan hanya tampak ketika seseorang sedang berada dalam kesulitan, tetapi juga ketika ia berada dalam kenikmatan, kelapangan, kesehatan, kekayaan, dan kebahagiaan.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Ada sebuah nasihat dari Rasulullah Saw yang sangat dalam maknanya:

تَعَرَّفْ إِلَى اللَّهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ

Kenalilah Allah di masa lapang (senang), niscaya Allah akan mengenalimu di masa sulit.”

Sering kali manusia baru benar-benar mengingat Allah ketika sedang tertimpa musibah. Ketika sakit, ia banyak berdoa. Ketika mengalami kesulitan ekonomi, ia bersungguh-sungguh mendekat kepada Allah. Ketika mendapat masalah, ia rajin shalat dan memohon pertolongan.

Namun, ketika masalah telah selesai, ketika sehat kembali, ketika rezeki bertambah, dan ketika kehidupan terasa bahagia, tidak sedikit manusia yang justru mulai lalai kepada Allah.

Padahal, Allah yang kita butuhkan ketika susah adalah Allah yang sama yang harus kita ingat ketika kita bahagia.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Dalam kehidupan ini, kita akan selalu menghadapi dua keadaan: kesulitan dan kesenangan. Dan keduanya adalah ujian dari Allah.

Ketika kita berada dalam kesulitan, Allah menguji kesabaran kita. Ketika kita mendapatkan kesenangan, Allah menguji rasa syukur kita.

Rasulullah saw. bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ… إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Seluruh urusannya adalah baik. Jika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika mendapatkan kesulitan, ia bersabar, maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

Kisah Nabi Ayyub a.s. mengajarkan kepada kita bagaimana mengingat Allah ketika dalam kesulitan. Beliau diuji dengan kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. Namun, Nabi Ayyub tidak berpaling dari Allah. Beliau tetap sabar dan tetap berdoa.

Sementara itu, Nabi Sulaiman a.s. mengajarkan kepada kita bagaimana mengingat Allah ketika berada dalam kebahagiaan dan kenikmatan.

Nabi Sulaiman ketika diberikan kekuasaan dan kerajaan yang luar biasa, itu tidak menjadikannya sombong.

Ketika melihat nikmat yang Allah berikan, Nabi Sulaiman berkata:

هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي

“Ini adalah karunia dari Tuhanku.” (QS. An-Naml: 40)

Inilah perbedaan orang yang beriman. Ketika susah, ia tidak putus asa. Ketika senang, ia tidak lupa diri. Ketika susah ia bersabar, ketika bahagia ia bersyukur.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Jangan menunggu sakit untuk rajin beribadah. Jangan menunggu masalah datang untuk banyak berdoa. Jangan menunggu musibah untuk mendekat kepada Allah.

Ketika sehat, ingatlah Allah. Ketika memiliki rezeki, ingatlah Allah. Ketika bahagia bersama keluarga, ingatlah Allah. Ketika pekerjaan berhasil, ingatlah Allah.

Ingatlah, Allah bukan hanya Tuhan ketika kita sedang menangis. Allah juga Tuhan ketika kita sedang tersenyum.

Maka dekatilah Allah dalam setiap keadaan. Ketika susah, dekatilah Allah dengan sabar dan doa. Ketika bahagia, dekatilah Allah dengan syukur dan ketaatan.

Semoga Allah Swt. menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa mengingat-Nya, baik dalam keadaan suka maupun duka, dalam keadaan lapang maupun sempit.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

~ الخطبة الثانية ~

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. امَّا بَعْدُ: فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ, وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعاَلَى: اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى, يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرَسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ, اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى, وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ, وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَقَاضِيَ الْحَاجَاتِ. اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اللَّهُمَّ زِدْنَا حُبًّا لِنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ﷺ، وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَ سُنَّتِهِ وَالتَّخَلُّقَ بِأَخْلَاقِهِ

اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا مِنَ الْبَلَاءِ وَالْمَصَائِبِ، وَارْحَمْ إِخْوَانَنَا الَّذِينَ أَصَابَتْهُمُ الْكَوَارِثُ، وَاشْفِ مَرْضَاهُمْ، وَارْحَمْ مَوْتَاهُمْ، وَأَغِثْ مَنْ ضَاقَتْ بِهِمُ السُّبُلُ

اللَّهُمَّ احْفَظْ أَهْلَنَا وَبِلَادَنَا مِنَ الْكَوَارِثِ وَالْأَذَى، وَاجْعَلْ لَنَا فِي كُلِّ بَلَاءٍ لُطْفًا وَفَرَجًا

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَاهْدِهِمْ لِمَا فِيهِ خَيْرُ الْعِبَادِ وَالْبِلَادِ، وَارْزُقْهُمُ الْعَدْلَ وَالْحِكْمَةَ وَحُسْنَ الْقَرَارِ

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا بَلَدًا آمِنًا، مُبَارَكًا، وَاحْفَظْ شَعْبَهَا مِنَ الْفِتَنِ وَالْمَصَائِبِ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

SebelumnyaKhutbah Jumat: Maulid Nabi, Wujud Syukur dan Cinta Rasulullah
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PCNU Kutai Timur
Jl. AW. Syahranie Sangatta
Luas Tanah16.000 m2
Status LokasiMILIK NU