Khutbah Jumat: Mensyukuri Kemerdekaan dan Meneladani Rasulullah - PCNU Kutai Timur
  • Website Resmi PCNU Kutai Timur | Berita • Kajian Kitab • Khutbah Jumat • Kegiatan Lembaga & Banom |
Kamis, 13 Agustus 2026

Khutbah Jumat: Mensyukuri Kemerdekaan dan Meneladani Rasulullah

Khutbah Jumat: Mensyukuri Kemerdekaan dan Meneladani Rasulullah
Bagikan

Mensyukuri Kemerdekaan dan Meneladani Rasulullah


اَلْحَمْدُ للهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena hanya takwa yang menjadi bekal terbaik bagi kita dalam menjalani kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Pada bulan Agustus ini kita kembali memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Para pendahulu kita telah berjuang dengan harta, tenaga, bahkan nyawa. Maka sudah sepatutnya kita mensyukuri nikmat kemerdekaan ini. Allah berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.’”

Bersyukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya dengan mengadakan upacara atau memasang bendera. Syukur yang sebenarnya adalah mengisi kemerdekaan dengan kebaikan. Menjadi orang yang jujur, menjaga persatuan, menghormati sesama, bekerja dengan amanah, mendidik anak-anak dengan baik, serta menjauhi segala perbuatan yang merusak bangsa dan masyarakat.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Pada saat yang sama kita juga memasuki bulan Rabiul Awal, bulan yang mengingatkan kita kepada Rasulullah Saw. Beliau adalah manusia yang diutus Allah untuk membawa manusia dari kegelapan menuju cahaya, dari kesyirikan menuju tauhid, dan dari akhlak yang buruk menuju akhlak yang mulia.

Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 21:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah suri teladan yang baik bagi kalian.”

Karena itu, memasuki bulan Rabiul Awal hendaknya menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali meneladani Rasulullah Saw. Bukan hanya memperbanyak shalawat, tetapi juga mengikuti akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah Saw mengajarkan kita untuk jujur, amanah, menyayangi keluarga, menghormati tetangga, memaafkan orang lain, dan menjaga persaudaraan. Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah Saw, maka akhlak beliau harus terlihat dalam kehidupan kita.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Ada hubungan yang indah antara kemerdekaan dan keteladanan Rasulullah Saw.

Kemerdekaan mengajarkan kita untuk menjaga negeri yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu. Sedangkan Rasulullah Saw mengajarkan kita bagaimana menjadi manusia yang baik dalam mengisi kehidupan. Karena itu, mari kita isi kemerdekaan dengan iman, ilmu, akhlak, persatuan, dan kerja keras.

Jangan sampai negeri kita sudah merdeka, tetapi kita masih diperbudak oleh hawa nafsu. Jangan sampai kita bebas dari penjajahan, tetapi masih diperbudak oleh keserakahan, kemalasan, kebencian, dan dosa. Kemerdekaan yang sejati adalah ketika hati kita hanya tunduk kepada Allah SWT.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Mari kita jadikan momentum kemerdekaan dan bulan Rabiul Awal ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Mari kita menjadi warga negara yang baik, umat yang baik, orang tua yang baik, tetangga yang baik, dan hamba Allah yang baik.

Semoga Allah menjaga negeri kita, menjaga persatuan kita, dan menjadikan Indonesia negeri yang aman, damai, dan penuh keberkahan.

Semoga Allah memberikan keberkahan kepada negeri kita, menjaga para pemimpin dan masyarakatnya, menjaga keluarga kita, serta menjadikan anak-anak kita generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

~ الخطبة الثانية ~

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الََّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. امَّا بَعْدُ: فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ, وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعاَلَى: اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى, يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرَسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ, اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى, وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ, وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اللّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ, وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِينْ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ, وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ, وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ, وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ

 اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ, وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ, وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ, مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ, عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً, وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

اللّٰهُمَّ احْفَظْ بَلَدَنَا إِنْدُونِيْسِيَا، وَاجْعَلْهَا بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًّا، وَبَارِكْ فِي شَعْبِهَا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الَّذِيْنَ يَشْكُرُوْنَ نِعَمَكَ وَيَحْفَظُوْنَ وَحْدَةَ هٰذَا الْبَلَدِ. اللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا حُبَّ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ﷺ، وَوَفِّقْنَا لِاتِّبَاعِ سُنَّتِهِ وَالِاقْتِدَاءِ بِأَخْلَاقِهِ.  رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

SebelumnyaKhutbah Jumat: Penghalang Terkabulnya Doa
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PCNU Kutai Timur
Jl. AW. Syahranie Sangatta
Luas Tanah16.000 m2
Status LokasiMILIK NU