Sya’ban, Bulan Harapan dan Ampunan - PCNU Kutai Timur
  • Website Resmi PCNU Kutai Timur | Berita • Kajian Kitab • Khutbah Jumat • Kegiatan Lembaga & Banom |
Sabtu, 4 April 2026

Sya’ban, Bulan Harapan dan Ampunan

Sya’ban, Bulan Harapan dan Ampunan
Bagikan

Sya’ban, Bulan Harapan dan Ampunan

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَصَّ شَعْبَانَ بِالْفَضَائِلِ وَالْإِحْسَانِ، وَجَعَلَهُ مِفْتَاحًا لِرَمَضَانَ، فِيهِ تَصْفُو الْقُلُوْبُ بِالتَّوْبَةِ وَالْغُفْرَانِ، وَيَسْتَعِدُّ الْمُؤْمِنُوْنَ لِضِيَافَةِ الرَّحْمٰنِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita bersama-sama senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dengan cara berusaha menjalankan semua perintah Allah dan berusaha menjauhi larangan-larangan Nya. Ketakwaan itulah bekal utama untuk perjalanan panjang menuju akhirat.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Kita berada di bulan Sya’ban, bulan persiapan sebelum Ramadhan. Bulan ini bukan sekadar pergantian waktu, tetapi peringatan agar kita mulai menentukan arah hidup: apakah langkah kita mengarah ke surga, atau justru menjauh darinya? Allah Swt berfirman:

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ, اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ

Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Āli ‘Imrān: 133)

Surga disediakan, tetapi tidak untuk semua orang.
Surga disiapkan bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang menjaga iman, amal, dan akhlaknya.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Dalam kitab Tanbihul Ghāfilīn disebutkan kisah yang bersumber dari hadits Rasulullah Saw tentang orang terakhir yang keluar dari neraka dan masuk surga.

Di antara mereka, ada seorang hamba yang menjadi orang terakhir meniti jembatan shirāṭal mustaqīm. Ia berjalan tertatih-tatih, sesekali terjatuh, sesekali bangkit kembali. Api neraka menyambar tubuhnya, hingga membakar sebagian anggota badannya.

Manusia menyeberanginya sesuai amal mereka. Ada yang cepat seperti kilat, ada yang berjalan, ada yang merangkak, bahkan ada yang jatuh dan disambar api neraka.

Ketika ia berhasil lolos dari shirāṭ dan telah melewati neraka, ia menoleh ke belakang lalu berkata:

تَبَارَكَ الَّذِي نَجَّانِي مِنْكِ

Maha Suci Allah yang telah menyelamatkanku darimu.”

Ia merasa tidak mungkin mendapatkan kenikmatan apa pun setelah itu. Yang ia inginkan hanyalah selamat.

Namun ketika ia melihat surga, hatinya kembali berharap. Ia berkata dengan penuh malu:

Ya Allah, masukkan aku ke surga, meskipun aku hanya duduk di pintunya.”

Allah berfirman:

Wahai anak Adam, bukankah Aku telah menyelamatkanmu dari neraka?

Ia menjawab:

Benar, ya Allah. Tetapi aku tidak sanggup melihat kenikmatan itu tanpa berharap.

Akhirnya Allah memasukkannya ke dalam surga dan memberinya kenikmatan yang tidak pernah ia bayangkan, yaitu kenikmatan sepuluh kali lipat dari kenikmatan dunia.

Rasulullah Saw tersenyum ketika menceritakan kisah ini, lalu bersabda:

فَهُوَ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً

Itulah penghuni surga yang paling rendah derajatnya.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Bulan Sya’ban adalah bulan harapan, bulan memperbaiki diri, sebelum kita berdiri panjang dalam shalat Ramadhan dan menahan lapar di siangnya.

Jika orang terakhir di akhirat saja masih diberi harapan, maka kita yang masih hidup, masih diberi kesempatan bertemu Sya’ban, masih diberi kesempatan untuk bertaubat, maka tidak layak bagi kita untuk menutup pintu harapan dari rahmat Allah. Dan semoga Allah Swt senantiasa memberi kita taufik dan hidayah-Nya untuk memanfaatkan bulan Sya’ban dengan sebaik-baiknya. Amin.

 بارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

~ الخطبة الثانية ~

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الََّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. امَّا بَعْدُ: فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ, وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ, وَقَالَ تَعاَلَى: اِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى, يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرَسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ, اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى, وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ, وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ, لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ, وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ, اَلْاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ, وَاْلوَبَاءَ, وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ, وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ, مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ, عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً, وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً, يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا، وَطَهِّرْ قُلُوْبَنَا فِيْ شَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ. اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ أَقْدَامَنَا عَلَى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ، وَاجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَاللهِ, اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ, وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ, وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ, وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ, وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ, وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ

SebelumnyaSya’ban, Gerbang Kerinduan Menuju RamadhanSesudahnyaKetua PCNU Kutai Timur Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Jakarta
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar menunggu moderasi admin.

linezolid cost uk, Selasa 31 Mar 2026

linezolid cost uk

linezolid cost uk

Balas

Komentar menunggu moderasi admin.

metoprolol beta blocker, Minggu 29 Mar 2026

metoprolol beta blocker

metoprolol beta blocker

Balas

Komentar menunggu moderasi admin.

levitra, Sabtu 28 Mar 2026

levitra

levitra

Balas
PCNU Kutai Timur
Jl. AW. Syahranie Sangatta
Luas Tanah16.000 m2
Status LokasiMILIK NU