Ketua PCNU Kutai Timur Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Jakarta - PCNU Kutai Timur
  • Website Resmi PCNU Kutai Timur | Berita • Kajian Kitab • Khutbah Jumat • Kegiatan Lembaga & Banom |
Sabtu, 4 April 2026

Ketua PCNU Kutai Timur Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Jakarta

Ketua PCNU Kutai Timur Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Jakarta
Bagikan

Jakarta — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menyelenggarakan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 tahun masehi Nahdlatul Ulama di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026. Acara akbar ini dihadiri ribuan warga NU dari berbagai daerah, serta sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional.

Dalam peringatan satu abad NU tahun masehi ini, PBNU mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia.” Sekitar 10 ribu peserta memadati Istora Senayan, yang terdiri atas jajaran pengurus pusat, pengurus wilayah, dan pengurus cabang NU dari seluruh penjuru Tanah Air. Suasana peringatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, mencerminkan kekuatan sosial dan kultural NU yang telah berkiprah selama satu abad.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh wilayah NU mengirimkan perwakilannya pada momentum bersejarah ini. Ia menyebut kehadiran perwakilan dari 38 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) serta sekitar 500 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) sebagai simbol kuat persatuan dan kebersamaan warga NU dalam mengawal perjalanan organisasi ke depan.

“Kehadiran pengurus dari seluruh daerah ini menunjukkan bahwa NU tetap solid sebagai perkumpulan keagamaan dan kebangsaan. Satu abad perjalanan NU bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga amanah besar untuk terus berkhidmah bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar Gus Yahya.

Dari Kutai Timur, Ketua PCNU Kutai Timur Dr. Sismanto, M.Pd., turut hadir dalam acara tersebut bersama Katib Syuriah PCNU Kutai Timur Hasyim Asy’ari. Kehadiran jajaran PCNU Kutai Timur menjadi bagian dari representasi NU daerah yang berkomitmen menjaga kesinambungan perjuangan NU dari pusat hingga akar rumput.

Menurut Sismanto, peringatan satu abad NU tahun masehi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi momentum refleksi dan konsolidasi nasional. “Satu abad NU adalah bukti ketahanan sebuah perkumpulan yang dibangun di atas nilai keagamaan, kebangsaan, dan kearifan pesantren. Tantangan ke depan tentu semakin kompleks, sehingga NU harus terus memperkuat persatuan, kaderisasi, dan khidmah sosial,” ungkapnya.

PBNU berharap, puncak peringatan Harlah ke-100 tahun masehi NU ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat peran NU dalam menghadapi tantangan kebangsaan dan keumatan di masa mendatang. Dengan semangat satu abad, NU diharapkan tetap istiqamah mengawal Indonesia menuju peradaban yang adil, damai, dan bermartabat.

SebelumnyaSya’ban, Bulan Harapan dan AmpunanSesudahnyaMuhasyabah Diri di Bulan Sya’ban
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar menunggu moderasi admin.

augmentin antibiotic, Sabtu 4 Apr 2026

augmentin antibiotic

augmentin antibiotic

Balas

Komentar menunggu moderasi admin.

diflucan uti medication, Jumat 3 Apr 2026

diflucan uti medication

diflucan uti medication

Balas

Komentar menunggu moderasi admin.

adoxa, Kamis 2 Apr 2026

adoxa

adoxa

Balas
PCNU Kutai Timur
Jl. AW. Syahranie Sangatta
Luas Tanah16.000 m2
Status LokasiMILIK NU